Baru saja aku merayakan HUT KSG-SAC ke-12. Malam ini dengan dendang akustik karena gues starnya belom mampu menampilkan lagu dangdut yang menjadi ciri khas anak mapala. Walaupun begitu aku merasa senang karena banyak tamu undangan yang hadir.
Dengan berbagai doorprise yang disediakan membuat semua mapala yang berasal dari semarang maupun solo berpartisipasi dalam acaranya. Apalagi ada duren yang menggiurkan tentunya. Semakin malam semakin banyak yang berdatangan sampai-sampai dekdok kehabisan stiker.
Disini tamu undangan dengan bebas mengambil snack, kopi, air putih, sirup dan makan sepuasnya sambil menikmati musik yang disajikan dan tantangan-tantangan melalui berbagai kuis untuk mendapatkan doorprise. Aku bertemu banyak orang yang baru saja bertemu saat itu juga namun rasa kekeluargaan itu sudah ada dan mengalir begitu saja.
Awalnya aku berfikir buat acara itu bikin pusing. Apalagi dengan waktu yang singkat. Kalo nggak mendadak memang gak ada gregetnya sih. Namun semua itu berjalan lancar dengan adanya partisipasi dari tamu undangan. Terimakasih untuk semua panitia dan tamu undangan yang telah menyempatkan waktunya untuk hadir.
Aku merasa bahwa ada hal menarik ketika meluangkan waktu untuk menyebarkan undangan di kota-kota asing, dengan kampus-kampus yang baru aku masuki, namun langsung disapa hangat seperti saudara sedarah, padahal baru kenal pada saat itu juga. Ketika aku berkunjung ke mapala lain aku merasa kembali di rumah sendiri, ketika 'Ibu' membukakan pintu, aku disambut ramah, dipersilahkan duduk, dan segera secangkir teh hangat tersaji di depanku disertai beberapa cemilan ringan untuk menghangatkan obrolan.
Aku tidak menyesali tentang pilihan ini: atau keberanianku untuk menentang gosip murahan yang membisiki aku diawal ketika aku mau masuk mapala “oh yang isinya orang-orang nggak jelas dan urakan yang susah diatur itu” kenyataannya KSG-SAC bukan seperti itu. Mereka mampu membuatku nyaman berada di dalamnya. Bahkan KSG-SAC lah yang membuatku betah berada di sini walaupun jauh dari orang tua namun aku menemukan keluarga yang melengkapi kekuranganku. Mapala bukan hanya tentang gunung ada hal yang lebih penting didalamnya menurutku yaitu kekeluargaan.
KSG-SAC ini berbeda dengan organisasi lain dikampusku maupun dengan mapala yang lain. Tidak seperti orang bilang bahwa mapala itu suka minum-minuman keras, freesex, dan hal-hal buruk lainnya. Aku tidak menemukan semua itu di KSG-SAC. Justru aku menemukan orang-orang yang membuatku berfikir “oh ternyata selama ini pikiranku sempit sekali”. Aku menjumpai orang dengan beraneka pemikiran seperti keluarga yang membangun rumah kecilnya bersama. Aku diajarkan bahwa tanggung jawab terbesar adalah kesadaran dan kedewasaan berfikir. Aku belajar untuk menghargai semua pilihan selama pilihan itu pantas bagi siapapun kita yang 'terlanjur' memilihnya. Di Mapala kita menemukan apa yang sepantasnya kita miliki.
Aku hanya mengungkapkan sedikit pemikiranku tentang "keluarga" ?. Sekian dan terimakasih.
Selamat Ulang Tahun ke-12 KSG-SAC, bangga menjadi bagian dari perjalananmu.
Komentar
Posting Komentar