Beres-beres kamar adalah aktivitas paling menyenangkan dari sekian banyak pekerjaan rumah yang lain. Yah walopun beresinnya seminggu sekali juga sih. Dari aktivitas tersebut tidak sengaja aku menemukan selembar kertas yang berisi tentang “Must Reach selama aku kuliah di Universitas Negeri Semarang” isinya;
1. Naik gunung minimal 10x
2. Join Mahasiswa Pecinta Alam
3. Jadi Atlet di Mapala
4. Perbanyak teman, jangan dulu pacaran
5. Mengunjungi tempat tempat baru
6. Lulus Cumlaude
7. Freelance Content Writer
Dan tiba-tiba aku berpikir, kok apa yang aku tulis di tahun pertama kuliah bisa beneran terwujud padahal aku lupa pernah menuliskan hal tersebut. Tiba-tiba saja kertas tersebut muncul kembali di tahun akhir kuliah. Dan beberapa poin tersebut, poin nomor 6 menjadi sorotanku kali ini.
Ingat? 5 tahun yang lalu aku sungguh beruntung dan sangat bersyukur mendapat kesempatan untuk akhirnya bisa mengenal dunia luar yang selama ini aku inginkan. Kalau dilihat kembali dulu keinginan itu sederhana sekali tapi memang begitulah rasanya bahagiaku. Ada banyak pembelajaran dan aku benar-benar menikmatinya.
Lalu bagaimana dengan poin nomor 6? Harusnya aku lebih merasa baangga dengan menuliskan saat 4 tahun yang lalu bukan 5 tahun yang lalu. Aku tidak menuntut diri sendiri karena teman-temanku sudah lulus terlebih dahulu. Aku tahu perjalanan panjang ini membuatku menemukan mimpi yang lain. Aku tahu semua butuh proses. Tapi bukan berarti itu bisa dijadikan alasan untuk tidak menyelesaikan kewajibanku. Semua poin sudah terlaksana mau apalagi? Sudah jelas tinggal skripsian bukan?
Mau belajar Digital Maketing? Boleh, tapi jangan lupakan skripsi.
Mau belajar UI-UX? Boleh, tapi jangan lupakan skripsi.
Kerja freelance? Jadi content writer? Translator? Magang sana sini? Boleh banget, tapi jangan lupa skripsi.
Belajar bertanggung jawab lagi yuk. Aku harus mampu menyelesaikan apa yang sudah aku mulai. Coba diinget-inget lagi bahagianya dulu waktu pertama jadi mahasiswa baru. Tinggal selangkah lagi, kok. Habis ini mau belajar apapun monggo lah. Mau coba kerja di bidang apapun, gass aja. Tinggal selangkah lagi. Jangan menyerah!
Sabar ya, Tuhan punya rencana yang indah. Tetap semangat. Terimakasih sudah bertahan hingga saat ini. Tidak apa-apa aku maafkan kok. Mari kita coba sekali lagi. Bersama-sama.
Komentar
Posting Komentar