Langsung ke konten utama

Just Try, and Feel

Belakangan ini aku mulai sering meminum minuman yang dicintai para seniman. Yep, Kopi. Aku menyukai kopi yang semula aku benci karena minuman ini terlihat mengerikan dengan ampas-ampas yang mengotori keseluruhan dinding cangkir. Kebencian yang terjadi, ternyata hanya karena ketidaktauanku tentang minuman ini. Aku menikmatinya sesuai dengan seleraku, aku hanya ingin enjoy dengan rasa kopiku.

Tentang hal yang aku benci itu hanya karena aku tidak tau dan tidak memahami apa yang aku benci. Semua ketakutan yang aku takutkan itu hanya karena aku tidak berani untuk melawannya.
Dari Studi Fenomena Geosfer kemarin –tunggu cerita lengkapnya- aku mendapat satu pelajaran bahwa ketika kamu mampu mengalahkan rasa takut dan mencoba menikmati ketakutanmu. Kamu akan merasakan sesuatu dari ketakutan itu.

Iya aku takut akan kedalaman air, entah fikiranku yang tidak masuk akal. Karena aku selalu berfikiran bahwa air yang dalam terdapat monster didalamnya yang akan menarik kakiku untuk tenggelam lebih dalam. Aku tidak pernah mendapatkan pengalaman buruk tentang tenggelam, tetapi beberapa film mempengaruhi pola fikirku tentang hal ini.

Salah satu objek yang aku kunjungi adalah Goa Pindul di Yogyakarta, disini aku diajak tubing menelusuri Goa. Di tengah perjalanan tour guide menjelaskan bahwa kedalamannya mencapai 15 meter. Saat itulah aku mulai takut, entah kenapa secara reflek kakiku terangkat ke atas ban dan tidak bersentuhan dengan air. Tapi aku tidak mau terlihat cupu. Aku berusaha calm. Setelah kelar dari goa mereka berenang di kedalaman 7 meter. Sedangkan aku masih berada diatas ban hanya melihat mereka tertawa karena asik berenang. Setelah aku berfikir bahwa aku bisa saja tidak kesini untuk kedua kali dan aku sudah sampai sini sayang kalau aku tidak melakukan apa apa. Timbul fikiran aku harus berani berenang aku harus melawan rasa takut ini. Toh mereka semua terlihat asik, kenapa aku tidak mencoba menikmatinya?

Setelah menunggu lama atas keputusan yang aku buat aku akhirnya memberanikan diri untuk menceburkan diri di kedalaman 7m tersebut. Dan rasanya sungguh menggelikan. Aku harus berfikir positif menghilangkan paranoid yang tidak masuk akal tersebut. Kemudian aku beradaptasi dan merasakan sensasi luar biasanya. Akhirnya aku bisa merasakan hal yang selama ini aku takutkan. tidak buruk aku mulai menikmatinya. Asyik banget itu yang aku rasain. Kesegaran airnya dan keseruannya membuatku puas.

Aku hanya menyesal kenapa tidak dari dulu aku mencoba hal seasik itu. Kalau saja aku tidak memberanikan diri berenang aku tidak akan pernah merasakan sensasi luar biasanya. Jadi kesimpulannya jangan pernah takut untuk mencoba hal yang kamu takutkan. Belum tentu apa yang kamu takutkan itu menakutkan. Selamat mencoba!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tentang sebuah prioritas.

Beres-beres kamar adalah aktivitas paling menyenangkan dari sekian banyak pekerjaan rumah yang lain. Yah walopun beresinnya seminggu sekali juga sih. Dari aktivitas tersebut tidak sengaja aku menemukan selembar kertas yang berisi tentang “ Must Reach selama aku kuliah di Universitas Negeri Semarang ” isinya; 1. Naik gunung minimal 10x 2. Join Mahasiswa Pecinta Alam 3. Jadi Atlet di Mapala 4. Perbanyak teman, jangan dulu pacaran 5. Mengunjungi tempat tempat baru 6. Lulus Cumlaude 7. Freelance Content Writer Dan tiba-tiba aku berpikir, kok apa yang aku tulis di tahun pertama kuliah bisa beneran terwujud padahal aku lupa pernah menuliskan hal tersebut. Tiba-tiba saja kertas tersebut muncul kembali di tahun akhir kuliah. Dan beberapa poin tersebut, poin nomor 6 menjadi sorotanku kali ini. Ingat? 5 tahun yang lalu aku sungguh beruntung dan sangat bersyukur mendapat kesempatan untuk akhirnya bisa mengenal dunia luar yang selama ini aku inginkan. Kalau dilihat kembali dul...

Stay Safe #dirumahaja

Hallo pembaca setiaku alias diriku sendiri Apa kabar? Aku harap kalian #dirumahaja ya. Stay safe. Jangan lupa cuci tangan dan jaga kesehatan. Dunia saat ini sedang berjuang melawan virus tak terkecuali Indonesia. Virus corona atau yang dikenal dengan nama COVID-19 pertama kali muncul di Wuhan, Cina pada bulan Desember 2019. Penyebaran Covid-19 terbilang cukup cepat, dengan hanya melakukan kontak dengan penderita Covid-19 berkemungkinan besar kita dapat tertular. Kan serem.  Menurut data dari https://www.covid19.go.id/ Situasi Covid-19 pada tanggal 27 Maret 2020 pukul 13:46 WIB di Indonesia Positif 893, Sembuh 35, Meninggal 78. Itu semua manusia loh:”)) Pemerintah saat ini telah menerapkan sistem Social Distancing. Social distancing merupakan tindakan menjaga jarak dengan orang lain apalagi dalam jumlah yang banyak atau dalam kerumunan. Jarak yang biasanya diterapkan pada social distancing yaitu dengan radius enam kaki atau dua meter. Cara ini dilakukan untuk memut...