Langsung ke konten utama

Stay Safe #dirumahaja

Hallo pembaca setiaku alias diriku sendiri

Apa kabar? Aku harap kalian #dirumahaja ya. Stay safe. Jangan lupa cuci tangan dan jaga kesehatan.
Dunia saat ini sedang berjuang melawan virus tak terkecuali Indonesia. Virus corona atau yang dikenal dengan nama COVID-19 pertama kali muncul di Wuhan, Cina pada bulan Desember 2019. Penyebaran Covid-19 terbilang cukup cepat, dengan hanya melakukan kontak dengan penderita Covid-19 berkemungkinan besar kita dapat tertular. Kan serem. 

Menurut data dari https://www.covid19.go.id/ Situasi Covid-19 pada tanggal 27 Maret 2020 pukul 13:46 WIB di Indonesia Positif 893, Sembuh 35, Meninggal 78. Itu semua manusia loh:”))

Pemerintah saat ini telah menerapkan sistem Social Distancing. Social distancing merupakan tindakan menjaga jarak dengan orang lain apalagi dalam jumlah yang banyak atau dalam kerumunan. Jarak yang biasanya diterapkan pada social distancing yaitu dengan radius enam kaki atau dua meter. Cara ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus dari orang yang terinfeksi. Masyarakat dihimbau untuk #dirumahaja.

Nah, sudah 2 minggu ini aku melakukan social distancing dan #dirumahaja. Terus jadi kepikiran mau ngapain aja selama di rumah. Berikut tips dari aku guys buat kalian yang gabut karena #dirumahaja. Lets gooo!!

NONTON FILM
Kegiatan satu ini nggak boleh kalian lewatin yaa.. Siapa sih yang gak pernah nonton film pada zaman sekarang ini. Banyak banget film yang udah di produksi baik di Indonesia maupun luar negeri. Film-film Indonesia nggak kalah sama film luaran sana loh. Untuk panduannya aku coba ngikutin postingan infia_showbiz disini ada rekomendasi film apa saja yang bisa di tonton.
 


Nah dari situ kita bisa milih, rewatch film yang udah ditonton atau bisa juga nyari rekomendasi baru lewat komen-komennya. Seru kan. Cuman lebih seru kalo nontonnya berdua sih hehe, oh iya social distancing~


BERSIHIN RUMAH
Hm. Aku sebagai anak cewek pasti nggak bakal lepas dengan kerjaan rumah. Ya mau dikerjain siapa lagi kalo bukan aku sebagai anak yang harus membantu orangtua? Aku sama emak mulai bagi tugas. Kalo dipikir sih semua kerjaan rumah aku yang kerjain (hilih). Nih ya mulai bangun tidur tuh beresin kamar adek sama emak. Terus ruang tamu, ruang keluarga, warung. Abis itu di sapu. Ngepel lantai tidak lupa. Buang sampah. Nyuci piring. Nyuci baju yang untungnya ada mesin cuci yang memudahkanku. Iya cuman gitu doang sih, tapi asli capek. Nggak kebayang kalo aku lg kuliah di luar kota emakku sendirian ngerjain itu semua huhu. Sehat terus ya mamiku. Aku hanya tidak andil dalam tugas memasak. Aku serahkan saja kepada emakku. Kalo makanannya aku makan sendiri sih gak masalah aku masak. Tapi ada banyak orang yang nantinya makan masakan rumah termasuk anak anak bengkel. Jadi aku tinggal makan saja heuhu.

BELAJAR MASAK
Untuk belajar masak disini aku lebih ke buat jajanan rumah sih, bukan masak besar buat porsi keluarga. Karena belum masak saja aku sudah insyekur dengan hasilnya. Mulai bereksperimen dengan apa yang kalian suka aja. Nyari yang bahannya ada dirumah supaya gak keluar rumah jauh jauh. Aku berhasil membuat pie susu setelah percobaan kedua dan percobaan ketiga yang lebih sempurna. Percobaan pertama gagal karena pienya gosong (sad). Tp tidak masalah namanya juga belajar. Selain itu ada Salad buah, Curos, Donat, Oreo Cheseecake, Martabak mini dll.




Emakku tipe orang yang gasuka kalo anak anaknya buang buang bahan makanan cuman buat eksperimen. Tapi aku mengabaikan itu, kalo aku tidak mecoba kapan bisanya? Aku lebih suka menciptakan makanannya daripada memakannya hehe, biasanya kalo abis masak aku manggilin bocil tetangga sebelah buat jadi tester. Bocil ini enak enggak enak masakannya selalu dihabisin. Aku jadi makin suka.

OLAHRAGA
Walopun #dirumahaja kalian harus tetap olahraga ya guys. Sedikit cerita dari aku nih. Gara gara pengen joging pagi dan akhirnya aku joging sampe ke desa sebalah, balik balik dimarahin sama bapak grgr keluar rumah dan akhirnya nangis hahaha lemah bgt. Tapi ya salahku juga sih malah keluar rumah disaat situasi seperti ini. Untuk mengatasinya aku ganti jadi workout di rumah. Karena aku abis cidera di bahu aku nyari panduan workoutnya yang ringan dan lebih gerakin area kaki. Kalian bisa ngikutin workoutnya jenniferbachdim bisa dicek disorotannya. Jangan lupa juga untuk berjemut 15 menit saja dibawah matahari pagi *smile.

NYICIL SKRIPSI
Ah iya buat mahasiswa akhir seperti aku ini pasti agak susah karena observasi maupun penelitian tertunda sementara. Btw itu buat mahasiswa yang lain sih, aku masih ngerjain proposal huhu. Jangan lupa nyicil skripsimu yaaa. Semangat. Walopun kampus libur tapi bimbingan online harus tetep jalan. Sip?

REBAHAN
Kalo pesyen kalian adalah rebahan. Inilah saatnya kalian membantu Indonesia. Udah rebahan aja gausah kemana mana. Mari bantu memutuskan rantai virus ini. Padahal rebahan itu enak kalo nggak berlebihan juga sih. Bisa sambil skrol taimlaine update perkembangan Covid-19. Jangan ikutan nyebarin hoaks ya guys. Pantau aja dari akun resmi seperti Kementrian Kesehatan Indonesia atau BNPB Indonesia. Biasanya di social media terutama twitter sudah memberikan akses untuk update perkebangan terbaru terkait situasi COVID-19 di Indonesia kok.



Semoga virus ini segera berakhir, kita ambil sisi positifnya aja ya teman teman. Selalu jaga kesehatan dan gunakan waktu #dirumahaja untuk lebih dekat dengan keluarga. Untuk yang belom bisa #dirumahaja tetap jaga jarak dan tetap semangat. Kita sama sama berjuang dengan jalannya masing-masing. High respect for health workers. Stay safe #dirumahaja 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Just Try, and Feel

Belakangan ini aku mulai sering meminum minuman yang dicintai para seniman. Yep, Kopi. Aku menyukai kopi yang semula aku benci karena minuman ini terlihat mengerikan dengan ampas-ampas yang mengotori keseluruhan dinding cangkir. Kebencian yang terjadi, ternyata hanya karena ketidaktauanku tentang minuman ini. Aku menikmatinya sesuai dengan seleraku, aku hanya ingin enjoy dengan rasa kopiku. Tentang hal yang aku benci itu hanya karena aku tidak tau dan tidak memahami apa yang aku benci. Semua ketakutan yang aku takutkan itu hanya karena aku tidak berani untuk melawannya. Dari Studi Fenomena Geosfer kemarin –tunggu cerita lengkapnya- aku mendapat satu pelajaran bahwa ketika kamu mampu mengalahkan rasa takut dan mencoba menikmati ketakutanmu. Kamu akan merasakan sesuatu dari ketakutan itu. Iya aku takut akan kedalaman air, entah fikiranku yang tidak masuk akal. Karena aku selalu berfikiran bahwa air yang dalam terdapat monster didalamnya yang akan menarik kakiku u...

Tentang sebuah prioritas.

Beres-beres kamar adalah aktivitas paling menyenangkan dari sekian banyak pekerjaan rumah yang lain. Yah walopun beresinnya seminggu sekali juga sih. Dari aktivitas tersebut tidak sengaja aku menemukan selembar kertas yang berisi tentang “ Must Reach selama aku kuliah di Universitas Negeri Semarang ” isinya; 1. Naik gunung minimal 10x 2. Join Mahasiswa Pecinta Alam 3. Jadi Atlet di Mapala 4. Perbanyak teman, jangan dulu pacaran 5. Mengunjungi tempat tempat baru 6. Lulus Cumlaude 7. Freelance Content Writer Dan tiba-tiba aku berpikir, kok apa yang aku tulis di tahun pertama kuliah bisa beneran terwujud padahal aku lupa pernah menuliskan hal tersebut. Tiba-tiba saja kertas tersebut muncul kembali di tahun akhir kuliah. Dan beberapa poin tersebut, poin nomor 6 menjadi sorotanku kali ini. Ingat? 5 tahun yang lalu aku sungguh beruntung dan sangat bersyukur mendapat kesempatan untuk akhirnya bisa mengenal dunia luar yang selama ini aku inginkan. Kalau dilihat kembali dul...