Bismillahirrahmanirrahim, aku mengawali tulisan ini dengan kalimat
maha dasyat yang diwajibkan kepada seorang muslim apabila hendak
mengawali segala sesuatu. Tentulah sesuatu itu harus yang bersifat baik
dan semoga tulisan ini juga dapat membawa kebaikan bagi siapapun yang
sedang membaca tulisan ini.
Salam kenal bagi yang belum kenal sama aku, bolehlah kita kenalan lebih dalam *uhuk. Lah apa ini maksudnya -skip-
Mungkin post kali ini cuma sekedar basa basi ajalah karena aku sedang gabut eh bukan gabut aku sedang jenuh dengan laporan zz. Kenapa aku menulis di blog?? Aku nggak menulis ini kok, lagi ngetik depan leptop. Padahal menulis bikin aku tambah stress karena bingung dengan pilihan kata demi kata untuk menyambungkan tulisan ini supaya enak dibaca. Dan juga terjadi kebingungan hendak menulis apa dalam satu judul. Kadang bahas ini kadang bahas itu masih acak acakan sampai sekarang. Entah bagaimna susunan tulisan dalam setiap judulnya. Ya aku sih mohon maklum aja ya semoga aja ngerti maksudnya hm.
Ketika aku sudah mahir menulis nanti aku ingin menuliskan kenangan demi kenanagan yang udah aku alami dan rasakan. Jangan ditanya soal kenangan bersama kekasih ya skip aja udah. Masalah jodoh itu udah ada yang mengatur. Perbaiki diri dulu aja kalo mau dapat yang baik karena jodoh adalah cerminan diri kita, dekati dulu aja sama yang memberi jodoh.
Menulis menurutku merekam kehidupan, walaupun ada teknologi video yang bisa merekam seluruh kehidupan lebih nyata tapi merekam dengan menulis jelas berbeda rasanya. Ketika merekam kehidupan dengan menulis akan ada rangkaian kata yang begitu luar biasa, kalian yang baca akan membayangkan lebih gila jika dibandingkan hanya melihat layar kaca.
Kenangan apapun yang membuat hati-ku merasakan sesuatu. Entah itu rasa sakit, atau rasa bahagia. Karena ketika suatu kenangan yang dapat masuk membuat hatiku bergetar, diditulah aku bisa menulis dengan lancar. Aku sungguh tak peduli apakah ada yang membaca tulisanku atau tidak, aku suka membacanya sendiri berulang-ulang. Karena setiap kalimat yang aku tuliskan akan melawanku dari lupa dan merasakan kembali kenangan itu.
Tidak peduli orang berkata apa, kanapa hidup atau kisah sedih dan bahagia harus dituliskan dan dipublish di dunia maya. Orang-orang berkata ini bentuk pamer atas kehidupan sedih dan bahagia. Tidak, jika ada yang begitu itu hanya sudut pandangnya saja, hanya sekedar asumsi yang tak jelas kebenarannya, hanya prasangka pribadinya. Tapi, dari aku sendiri jelas beda sudut pandangnya dan hanya aku yang mengetahui maksud dan tulisan yang aku buat.
Semoga apa yang aku tulis ini ada manfaatnya. Dengan kata-kata yang berantakan karena tak ku rangkai dengan sempurna, semoga ada makna yang bisa kalian petik. Apabila tidak ada atau malah ada kesalahan dalam tulisanku ini, silahkan tegur aku. Maaf sekali bila tulisanku tidak rapi, aku hanya penulis amatiran yang masih perlu banyak belajar.
Dan aku bingung bagaimana cara menutup tulisan ini. Ya sudah, sekian dan terima kasih.
Salam kenal bagi yang belum kenal sama aku, bolehlah kita kenalan lebih dalam *uhuk. Lah apa ini maksudnya -skip-
Mungkin post kali ini cuma sekedar basa basi ajalah karena aku sedang gabut eh bukan gabut aku sedang jenuh dengan laporan zz. Kenapa aku menulis di blog?? Aku nggak menulis ini kok, lagi ngetik depan leptop. Padahal menulis bikin aku tambah stress karena bingung dengan pilihan kata demi kata untuk menyambungkan tulisan ini supaya enak dibaca. Dan juga terjadi kebingungan hendak menulis apa dalam satu judul. Kadang bahas ini kadang bahas itu masih acak acakan sampai sekarang. Entah bagaimna susunan tulisan dalam setiap judulnya. Ya aku sih mohon maklum aja ya semoga aja ngerti maksudnya hm.
Ketika aku sudah mahir menulis nanti aku ingin menuliskan kenangan demi kenanagan yang udah aku alami dan rasakan. Jangan ditanya soal kenangan bersama kekasih ya skip aja udah. Masalah jodoh itu udah ada yang mengatur. Perbaiki diri dulu aja kalo mau dapat yang baik karena jodoh adalah cerminan diri kita, dekati dulu aja sama yang memberi jodoh.
Menulis menurutku merekam kehidupan, walaupun ada teknologi video yang bisa merekam seluruh kehidupan lebih nyata tapi merekam dengan menulis jelas berbeda rasanya. Ketika merekam kehidupan dengan menulis akan ada rangkaian kata yang begitu luar biasa, kalian yang baca akan membayangkan lebih gila jika dibandingkan hanya melihat layar kaca.
Kenangan apapun yang membuat hati-ku merasakan sesuatu. Entah itu rasa sakit, atau rasa bahagia. Karena ketika suatu kenangan yang dapat masuk membuat hatiku bergetar, diditulah aku bisa menulis dengan lancar. Aku sungguh tak peduli apakah ada yang membaca tulisanku atau tidak, aku suka membacanya sendiri berulang-ulang. Karena setiap kalimat yang aku tuliskan akan melawanku dari lupa dan merasakan kembali kenangan itu.
Tidak peduli orang berkata apa, kanapa hidup atau kisah sedih dan bahagia harus dituliskan dan dipublish di dunia maya. Orang-orang berkata ini bentuk pamer atas kehidupan sedih dan bahagia. Tidak, jika ada yang begitu itu hanya sudut pandangnya saja, hanya sekedar asumsi yang tak jelas kebenarannya, hanya prasangka pribadinya. Tapi, dari aku sendiri jelas beda sudut pandangnya dan hanya aku yang mengetahui maksud dan tulisan yang aku buat.
Semoga apa yang aku tulis ini ada manfaatnya. Dengan kata-kata yang berantakan karena tak ku rangkai dengan sempurna, semoga ada makna yang bisa kalian petik. Apabila tidak ada atau malah ada kesalahan dalam tulisanku ini, silahkan tegur aku. Maaf sekali bila tulisanku tidak rapi, aku hanya penulis amatiran yang masih perlu banyak belajar.
Dan aku bingung bagaimana cara menutup tulisan ini. Ya sudah, sekian dan terima kasih.
Komentar
Posting Komentar