Langsung ke konten utama

Tentang Pulangku


Belajarlah untuk tidak mengabaikan hal yang kecil, karena hal kecil akan menjadi besar apabila diabaikan. Banyak hal yang biasa saja adalah wujud dari kasih sayang. Hmm aku contohin hal hal yang ada disekitar ku yang mungkin sekilas terlihat biasa aja tapi itu sebenarnya wujud dari kasih sayang.

Akutuh kemaren abis naik gunung yah, tapi hapenya gak dibawa dengan alesan males bawa hp terus posisinya batrenya lagi habis. Sebelumnya aku dah bilang sama Ibu kalo mau naik tgl 29. Pas mau berangkat aku gak kepikiran buat ngehubungin lagi pihak rumah kalo mau naik hari itu. Alhasil ibuku nyariin selama 3 hari itu. Mulai dari ibu kos, bapak kos, temen2 kos semuanya ditanyain. Dan aku gatau itu:’))))

Pas buka hape dapet pesan WhatsApp dari adek,

mbak lagi dimana? Di telfon kok nggak pernah aktif hapenya”

“masih di semarang dek, abis ke lawu”

“kapan pulang, dicariin ibu kok nggak ngabarin lagi kalo mau ke gunung”

Dan saat itu aku langsung lemes, rasanya pengen nangis banget. Entah sudah sejak kapan aku tak dikhawatirkan seperti itu, aku bingung harus seneng apa sedih. Akhirnya aku telfon malem itu juga tapi dapetnya dimarahin hikkss. Mungkin marahnya adalah cara Beliau mengungkapkan sayangnya ke aku. Makasih Pak, udah dibelain ehe

Ya mungkin bagi kalian ini biasa aja tapi bagiku ini sangat luar biasa. Aku benar-benar merasakan kasih sayang dari seorang ibuku tercinta.

Aku yang berencana liburan semester kali ini nggak pulang karena pengen liburan di Semarang dan sekitarnya, tapi setelah kejadian itu aku merasa bersalah. Seberapapun jauhnya, selama apapun kepergian. Ibu dan Ayah adalah Rumahku. Aku harus pulang.
Bu, apa artinya pergi jika kau tak menjadi tempatku pulang?

Aku rindu keluargaku. Timbul penyesalanku kenapa dulu tak banyak waktu yang aku habiskan dengan mereka, sedang mereka semakin menua dan aku terasa jauh dari mereka. Kenapa saat dulu aku masih bisa pulang semauku tak kumanfaatkan waktu untuk sekedar berbagi cerita, bercanda dengan adek dan menonton televisi bersama.
Banyak hal kecil yng kalo kita mau berusaha berfikir lebih dalam dan berfikiran apa yang orang lain lakukan sebenarnya adalah hal yang sangat besar maknanya. Kasih sayang tak selalu berwujud kata-kata manis aku sayang kamu, atau kejutan yang indah bahkan hal yang romantis, kasih sayang adalah hal kecil yang besar maknanya.

Rumah adalah tempat kita menaruh hati. Untuk pulang, ikuti hati. Ia takkan membawa kita ke tempat yang salah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Just Try, and Feel

Belakangan ini aku mulai sering meminum minuman yang dicintai para seniman. Yep, Kopi. Aku menyukai kopi yang semula aku benci karena minuman ini terlihat mengerikan dengan ampas-ampas yang mengotori keseluruhan dinding cangkir. Kebencian yang terjadi, ternyata hanya karena ketidaktauanku tentang minuman ini. Aku menikmatinya sesuai dengan seleraku, aku hanya ingin enjoy dengan rasa kopiku. Tentang hal yang aku benci itu hanya karena aku tidak tau dan tidak memahami apa yang aku benci. Semua ketakutan yang aku takutkan itu hanya karena aku tidak berani untuk melawannya. Dari Studi Fenomena Geosfer kemarin –tunggu cerita lengkapnya- aku mendapat satu pelajaran bahwa ketika kamu mampu mengalahkan rasa takut dan mencoba menikmati ketakutanmu. Kamu akan merasakan sesuatu dari ketakutan itu. Iya aku takut akan kedalaman air, entah fikiranku yang tidak masuk akal. Karena aku selalu berfikiran bahwa air yang dalam terdapat monster didalamnya yang akan menarik kakiku u...

Tentang sebuah prioritas.

Beres-beres kamar adalah aktivitas paling menyenangkan dari sekian banyak pekerjaan rumah yang lain. Yah walopun beresinnya seminggu sekali juga sih. Dari aktivitas tersebut tidak sengaja aku menemukan selembar kertas yang berisi tentang “ Must Reach selama aku kuliah di Universitas Negeri Semarang ” isinya; 1. Naik gunung minimal 10x 2. Join Mahasiswa Pecinta Alam 3. Jadi Atlet di Mapala 4. Perbanyak teman, jangan dulu pacaran 5. Mengunjungi tempat tempat baru 6. Lulus Cumlaude 7. Freelance Content Writer Dan tiba-tiba aku berpikir, kok apa yang aku tulis di tahun pertama kuliah bisa beneran terwujud padahal aku lupa pernah menuliskan hal tersebut. Tiba-tiba saja kertas tersebut muncul kembali di tahun akhir kuliah. Dan beberapa poin tersebut, poin nomor 6 menjadi sorotanku kali ini. Ingat? 5 tahun yang lalu aku sungguh beruntung dan sangat bersyukur mendapat kesempatan untuk akhirnya bisa mengenal dunia luar yang selama ini aku inginkan. Kalau dilihat kembali dul...

Stay Safe #dirumahaja

Hallo pembaca setiaku alias diriku sendiri Apa kabar? Aku harap kalian #dirumahaja ya. Stay safe. Jangan lupa cuci tangan dan jaga kesehatan. Dunia saat ini sedang berjuang melawan virus tak terkecuali Indonesia. Virus corona atau yang dikenal dengan nama COVID-19 pertama kali muncul di Wuhan, Cina pada bulan Desember 2019. Penyebaran Covid-19 terbilang cukup cepat, dengan hanya melakukan kontak dengan penderita Covid-19 berkemungkinan besar kita dapat tertular. Kan serem.  Menurut data dari https://www.covid19.go.id/ Situasi Covid-19 pada tanggal 27 Maret 2020 pukul 13:46 WIB di Indonesia Positif 893, Sembuh 35, Meninggal 78. Itu semua manusia loh:”)) Pemerintah saat ini telah menerapkan sistem Social Distancing. Social distancing merupakan tindakan menjaga jarak dengan orang lain apalagi dalam jumlah yang banyak atau dalam kerumunan. Jarak yang biasanya diterapkan pada social distancing yaitu dengan radius enam kaki atau dua meter. Cara ini dilakukan untuk memut...